Haruslah diakui, posisi perempuan dalam kebudayaan kita tidaklah sebaik posisi laki-laki. Hampir dalam semua kebudayaan di dunia, perempuan menempati posisi belakang. Dikotomi pembagian kerja perempuan di wilayah domestik dan laki-laki di wilayah publik, secara empirik menenggelamkan perempuan ke dalam urusan-urusan yang tidak ”terdengar”...(see full in book...)