Berlin ist als deutsche Hauptstadt wieder Standort der wichtigsten politischen Einrichtungen und Interessenvertretungen geworden. Doch das alte Regierungsviertel lag genau in jenem Bereich, der durch die jahrzehntelange Spaltung der Stadt am stärksten vom Abriss betroffen war: rund um das Brandenburger Tor, entlang der Wilhelmstraße und am Spreebogen. So mussten Gebäude für Ministerien und …
Dalam buku Negara Paripurna ini, Yudi Latif tidak hanya menunjukkan keluasan pengetahuan namun juga kejernihan dan ketajaman seorang intelektual merdeka yang dilahirkan bangsa ini. Membaca buku ini, kita disadarkan bahwa para pendiri bangsa, dengan keluasan wawasan, ketulusan niat, kesungguhan mencapai yang terbaik serta tanggung jawabnya kepada nusa dan bangsa, telah mewariskan kepada kita sua…
Account of women victim accused of involving in abortive coup September 30 Movement, 1965 in Indonesia. Pembantaian dan pemenjaraan massal yang terjadi pasca peristiwa G 30 S 1965 merupakan sejarah kelam bangsa Indonesia. Saat itu, banjir darah terjadi antara pekan ketiga bulan Oktober hingga Desember 1965.. Setengah juta rakyat dibunuh tanpa melalui proses pengadilan. Tidak hanya itu! Ratusan…
Provokasi Amerika Serikat (Howard Jones, 1964) Agar Angkatan Darat menghancurkan PKI terbukti ampuh. Sjam Kamaruzaman, penghubung antara Biro Khusus PKI dengan perwira, terpancing untuk menangkap anggota Dewan Jendral dan menghadapkan mereka kepada Presiden Sukarno. Aksi komplotan tersebut sangat ceroboh. Sukarno pun ikut jatuh.Tragisnya, bukan Sukarno saja yang menjadi korban. Selain menelan…
Autobiography of Soekardjo Wilardjito, an adjutant of Soekarno and a witness of Soekarno signing the Supersemar, a document giving the Army commander, Suharto, authority power to restore order on the chaotic situation during the killing of generals in 1965, and as a political prisoner during New Order government.
Buku ini dilengkapi dengan CD “Membongkar Supersemar!Surat perintah 11 Maret 1966 (Supersemar) mesti dibongkar. Kemunculannya didahului oleh banjir darah setengah juta rakyat indonesia dalam pembantaian massal yang berlangsung antara pekan ketiga bulan Okbtober hingga Desember 1965. Usai surat itu ditandatangani Bung Karno dan kemudian diterima Letnan Jenderal Soeharto, politik Indonesia be…
Author's account accused of involving in abortive coup on September 30, 1965 in Indonesia and held in concentration camp as a political prisoner.
Author's account of his life experiences dealing with social life, politics, and humanism in the United States of America.
Buku ini membahas tentang pelaksanaan otonomi daerah dengan mengambil potret pengalaman dari mantan Gubernur Gorontalo, Fadel Muhammad. Aspek penting dari buku ini adalah mengenai masih adanya kesenjangan antara teori dan landasan hukum mengenai penyelenggaraan otonomi dihadapkan pada praktek di lapangan. Permasalahan yang menonjol antara lain adalah belum baiknya hubungan antara pejabat daerah…
Diterjemahkan dari “Economists with guns: Authoritarian development and US - Indonesian relations, 1960 - 1968”"Berdasarkan dokumen-dokumen pemerintah AS yang selama ini dirahasiakan, kajian mendetail ini menghadirkan pemahaman baru mengenai banyak peristiwa yang tidak diketahui umum. Buku ini merupakan sebuah sumbangan berharga bagi kajian sejarah Indonesia pascakolonial dan diplomasi Pe…