Mengingat bahwa buku ini ditulis berdasarkan catatan harian beliau dan komentar berbagai surat kabar nasional pada masa itu maka buku ini seolah-olah merupakan rekaman ulang sebuah realitas politik yang amat mencekam saat itu. Meskipun demikian sisi-sisi kelembutan, ditengah-tengah ketegasan sikapnya, seorang anak bangsa yang bernama B.J. Habibie sangat jelas tergambarkan pula di dalam buku ini…
Membicarakan perkembangan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sejak lahir hingga runtuhnya hegemoni Soeharto, buku ini terutama terfokus pada peran TNI-AD pada masa Orde Baru yang oleh banyak kalangan dituding sebagai suatu penyimpangan. Dalam ungkapan Saurip Kadi, “TNI-AD (kala itu) telah kehilangan jati dirinya.” (see full in book...)
Militerisasi sepanjang orba telah menjadi sumber politik otoritarian. Semenjak gerakan reformasi politik Indonesia digulirkan, ia secara akseleratif menuntut perubahan mendasar di berbagai sektor. Menguatnya isu hubungan sipil militer dalam kerangka demokratisasi pun, jelas menjadi agenda penting menyongsong tata politik yang lebih baik. Adalah membangun kerangka konseptual dan landasan praktis…
Because the military is an integral part of Indonesia’s power structure, it is of interest to anyone studying Indonesian affairs. This volume is the first study to address the role of the military in post-Soeharto Indonesia. The author is a former ghostwriter at the Indonesian Ministries of Home Affairs and Defence. He is privy to the internal dynamics of the military and has personally inter…
Salah satu alasan TNI terlibat dalam bisnis adalah untuk mendapatkan dana tambahan. Seperti diungkapkan Juwono Sudarsono, mantan menteri Pertahanan, APBN hanya menutup 30 persen dari total dana yang dibutuhkan TNI. Lalu darimana sisa dana yang 70 persen diperoleh? Dari sini muncul dugaan, sisa 70 persen itu dipenuhi melalui bisnis militer.(see full in book...)
Brosur Implementasi Paradigma Baru TNI dalam berbagai keadaan mutakhir, merupakan bagian tak terpisahkan dari Buku TNI Abad xxi : Langkah-langkah lanjutan Reformasi Internal TNI (Tahap-II), yang pada hakikatnya merupakan wujud implementasi atas berbagai keadaan yang dihadapi TNI.(see full in book...)
Buku ini menyajikan dokumentasi proses muncul dan dibahasnya RUU Penanggulangan Keadaan Bahaya, sebelumnya bernama RUU Keselamatan dan Keamanan Negara, yang penuh kontroversi dan menimbulkan korban jiwa. Pergumulan di sekitar proses pembahasan RUU tersebut, yang berlangsung terutama di masa pemerintahan BJ Habibie, dibentangkan secara jernih dalam buku ini.
The previous core of military officers that plotted a violent takeover of goverment has been marginalized. In its place is a set of politicized officers that has succeededwhere mutinous officers had failedin seizing power by getting appointed to important civilian posts and winning elections.
Militerisasi, lewat Dwifungsi, adalah “monster” dalam arena masyarakat politik Indonesia. Sementara, militerisme adalah kangker yang tumbuh dalam masyarakat sipil Indonesia. Keduanya menjadi ancaman bagi demokrasi. Militerisasi selalu menjadi kendala bagi kompetisi, partisipasi liberalisasi. Militer adalah ancaman bagi tumbuhnya democratic civility. Karena itu, sebuah agenda konsolidasi de…
Sudah menjadi kesepakatan umum bahwa dalam tatanan negara yang demokratis, pemilu merupakan salah satu bentuk penjabaran kedaulatan “warganegara”. Di Indonesia, pesta demokrasi lima tahunan berupa pemilihan umum anggota legislatif sudah berjalan 5 April 2004. Hasilnya sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 5 Mei 2004. Sejumlah gugatan hasil pemilu sudah pula diputuskan oleh…