Buku ini menyuguhkan kajian sistematis dan empiris mengenai Islam, Budaya Demokrasi, dan Partisipasi Politik di Indonesia Pasca-Orde Baru Para sarjana Barat, seperti Samuel Huntington, Bernard Lewis, dan Ellie Kedourie memandang Islam dan demokrasi sebagai dua makhluk yang berbeda, dan keduanya berjalan sendiri-sendiri. Bahkan mereka mengklaim bahwa Islam bertanggung jawab atas kegagalan konsol…
Orde Baru menangkapi anggota atau perempuan yang disangka terkait dengan Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia) pada royan G30S 1965. Sebagian besar dari mereka dikurung di kamp tahanan politik (tapol) khusus perempuan di Plantungan tanpa melalui proses pengadilan. Di kamp tapol itu mereka disiksa fisik dan psikis sekaligus. Pelecehan seksual bahkan perkosaan menjadi hal yang lazim di tahanan yang …
Politics and government during Soeharto administration in Indonesia.Notes: * Previously published under title: Soeharto sehat. * Includes bibliographical references and index.Selama lebih dari tiga dekade (1966-1998) Soeharto dan rezim Orde Baru-nya menguasai Indonesia.Dengan menggunakan pendekatan multidimensional, buku ini bermaksud menguak misteri di balik kekuasaan mantan oran…
Autobiography of Mohammad Hatta, the first Vice President of the Republic of Indonesia, 1945-1956.Buku ini adalah buku pertama dari trilogi
Autobiography of Mohammad Hatta, the first Vice President of the Republic of Indonesia, 1945-1956.Buku ini adalah buku kedua dari trilogi
Autobiography of Mohammad Hatta, the first Vice President of the Republic of Indonesia, 1945-1956.Buku ini adalah buku ketiga dari trilogi
Die Rufe des großen Mauergeckos, Tokek, sind den Indonesiern bedeutungsvoll. Wenn das 'Tokek' durch die Nacht hallt, wird in der Stadt und auf dem Dorf gezählt, wie oft sein Ruf erklingt. Eine ungerade Anzahl ist glückverheißend, sieben Rufe bedeuten schon viel Glück, aber der neunmalige Ruf des Tokeks verheißt den Gipfel an Erfolg und Glück.Der Autor hat 18 Jahre in Indonesien am Aufbau…
Author's account on 1965 Coup d' etat, an abortive coup by the Communist in Indonesia and his imprisonment by Soeharto's government.Meskipun buku ini berangkat dari pengalaman hidup Tan Swie Ling, seorang eks tapol G30S, tetapi penulis tidak cerita sedikit pun tentang orangtua, tempat kelahiran, sekolah, aktivitas-aktivitas politiknya ketika masih muda, dsb. Riwayat hidupnya “dimulai” pad…
Buku ini sarat sindiran kocak-getir mengenai kehidupan di Istana kepresidenan di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Beberapa kasus yang disentil dalam buku ini adalah skandal energi biru (blue energy) dan padi ajaib yang menghebohkanMenulis berita ”penting” RI 1 dan menyiarkannya langsung dan serentak hanya membuat berita makin seragam. Sifat ”penting” berita Istana membuat …
written in English and Indonesian.