Edisi Revisi!Analysis of Soekarno's ideas and political decisions from the start of his political career; describes his position and attitude towards colonialism and US involvement in Indonesian domestic affairds, includes a comparison between his and Suharto's style of leadership.
Pembentukan Identitas politik Aceh (atau Acheh dalam terminologi GAM) dan bagaimana identitas politik itu terbentuk, tentu mengalami transformasi.Pertanyaan yang tidak kalah pentingnya adalah atas dasar apa dukungan-dukungan terhadap wacana politik seorang tokoh Hasan Tiro, pemimpin tertinggi kemerdekaan Aceh itu, bisa termobilisasi. Dengan menggunakan teori wacana, secara lebih spesifik, stud…
Buku ini adalah Kumpulan Esai Anak Muda Indonesia tentang Tragedi Kemanusiaan 1965-1969
Historical study on Supriyadi, an Indonesian national hero who rebelled against the occupying Japanese and dissapeared since 1945. Buku ini bermaksud menawarkan kemungkinan jawaban. Bahan yang dipakai adalah bahan sejarah lisan. Sumbernya seorang mantan Pembantu Utama Presiden Sukarno yang konon mengetahui di mana Supriyadi berada. Menurut dia, Supriyadi tidak gugur. la tetap hidup dan berkip…
Orde Baru menangkapi anggota atau perempuan yang disangka terkait dengan Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia) pada royan G30S 1965. Sebagian besar dari mereka dikurung di kamp tahanan politik (tapol) khusus perempuan di Plantungan tanpa melalui proses pengadilan. Di kamp tapol itu mereka disiksa fisik dan psikis sekaligus. Pelecehan seksual bahkan perkosaan menjadi hal yang lazim di tahanan yang …
Autobiography of Mohammad Hatta, the first Vice President of the Republic of Indonesia, 1945-1956.Buku ini adalah buku pertama dari trilogi
Autobiography of Mohammad Hatta, the first Vice President of the Republic of Indonesia, 1945-1956.Buku ini adalah buku kedua dari trilogi
Autobiography of Mohammad Hatta, the first Vice President of the Republic of Indonesia, 1945-1956.Buku ini adalah buku ketiga dari trilogi
Die Rufe des großen Mauergeckos, Tokek, sind den Indonesiern bedeutungsvoll. Wenn das 'Tokek' durch die Nacht hallt, wird in der Stadt und auf dem Dorf gezählt, wie oft sein Ruf erklingt. Eine ungerade Anzahl ist glückverheißend, sieben Rufe bedeuten schon viel Glück, aber der neunmalige Ruf des Tokeks verheißt den Gipfel an Erfolg und Glück.Der Autor hat 18 Jahre in Indonesien am Aufbau…
Author's account on 1965 Coup d' etat, an abortive coup by the Communist in Indonesia and his imprisonment by Soeharto's government.Meskipun buku ini berangkat dari pengalaman hidup Tan Swie Ling, seorang eks tapol G30S, tetapi penulis tidak cerita sedikit pun tentang orangtua, tempat kelahiran, sekolah, aktivitas-aktivitas politiknya ketika masih muda, dsb. Riwayat hidupnya “dimulai” pad…